Full width home advertisement



Masyarakat Banjar ada tradisi bagi perempuan hamil pertama kali. Ketika usia kehamilan mencapai 7 bulan maka diadakan upacara mandi-mandi, yang disebut Mandi-mandi Manujuh Bulanan (mandi tujuh bulan).Biasanya untuk menolak bala dan mendapatkan keselamatan bagi si ibu dan bayi yang dikandung. Kepercayaaan masyarakat Banjar, orang hamil suka diganggu mahluk halus yang jahat.

Ritual itu, si hamil memakai pakaian indah-indah dan perhiasan sambil memangku sebuah tunas kelapa yang diselimuti kain kuning menghadapi sajian 41 macam kue. Khusus tempat mandi-mandi berbentuk persegi diberi pagar tali yang digantungi kembang renteng, disela-selanya diikat berbagai kue, uang dan buah pisang. Kemudian empat sisi dililit dengan kain khas Banjar sasirangan atau kain berwarna kuning keramat.
Air yang digunakan untuk mandi-mandi direndam bunga dan mayang yang sudah dibacakan surah Yasin atau Burdah. Saat si ibu hamil disirami dengan air bunga biasanya juga dibedaki dengan bedak beras kuning lalu mengeramasinya.





 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar